CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pembangunan kampung haji di Indonesia direncanakan dimulai pada kuartal keempat tahun 2026. Saat ini, area Tahrir di Makkah yang akan dikembangkan sebagai kampung haji Indonesia sedang dalam tahap survei oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa Indonesia kini resmi memiliki hotel di Makkah sebagai bagian dari proyek pembangunan kampung haji. Beliau menyebut pencapaian ini sebagai salah satu langkah diplomasi nyata dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Tadi sudah sempat disampaikan juga keberhasilan pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab," ujar Prasetyo.
Danantara Indonesia telah mengalokasikan dana sebesar US$800 juta, atau setara dengan Rp13,34 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.680 per dolar AS), untuk pembangunan 13 tower hotel dan sebuah mal di lokasi tersebut. Rosan menambahkan bahwa pihaknya telah mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City, yang berjarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Selain itu, Indonesia juga telah membeli lahan seluas 5 hektare di depan Novotel untuk segera dibangun hotel baru dan mal. Saat ini, Novotel Makkah Thakher City memiliki 1.461 kamar yang terbagi dalam 3 tower, dengan kapasitas menampung 4.383 jemaah haji Indonesia. Dengan penambahan 13 tower, Rosan memperkirakan total kamar akan menjadi 6.025, yang mampu menampung hingga 23 ribu jemaah.
Sumber : cnnindonesia.com

Posting Komentar