Kenali Tape Ketan Makanan Khas Sunda yang Manis dan Asam


IDNEWSUPDATE.COM -  Menjelang momen hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha, masyarakat Indonesia kerap menyambutnya dengan berbagai hidangan khas. Salah satu sajian tradisional yang tak pernah absen di meja perayaan adalah tape ketan.

Di wilayah Priangan, Jawa Barat, tape ketan hadir dalam dua varian populer: tape ketan hitam dan tape ketan putih. Kedua jenis makanan fermentasi ini memiliki cita rasa manis sedikit asam yang khas, dihasilkan dari proses penaburan bubuk ragi.

Cara Membuat Tape Ketan Sendiri di Rumah

Bagi Anda yang ingin mencoba membuat tape ketan di rumah, prosesnya relatif mudah dengan bahan-bahan yang umum ditemukan. Berikut adalah panduan pembuatannya:

  • Bahan:
  • 2 kg Beras Ketan
  • Ragi
  • Daun Jambu (telah dikukus)
  • Daun Katuk
  • Daun Pandan
  • Cara Membuat:
  • Cuci bersih beras ketan, lalu rendam selama 12 jam. Tiriskan.
  • Kukus beras ketan selama 30 menit hingga setengah matang, lalu angkat.
  • Blender daun katuk dan daun pandan, kemudian saring airnya.
  • Siram beras ketan yang sudah dikukus dengan air hasil blenderan daun katuk dan pandan. Aduk rata.
  • Kukus kembali beras ketan yang sudah dicampur selama 30 menit.
  • Angkat dan dinginkan beras ketan di wadah datar seperti nyiru atau cecempeh hingga benar-benar dingin.
  • Setelah dingin, taburkan ragi pada nasi ketan dan aduk hingga merata.
  • Bungkus nasi ketan menggunakan daun jambu sesuai ukuran yang diinginkan.
  • Susun bungkusan tape ketan dalam wadah yang tertutup rapat. Diamkan selama kurang lebih 3 hari hingga tape ketan matang.

Peuyeum Ketan atau tape ketan kuningan siap disajikan. Selamat mencoba!


0/Post a Comment/Comments

Ads