Harry Kiss menjelaskan pemilihan jenis hewan kurban tahun ini jatuh pada kambing, sesuai dengan kebiasaan yang sering dilakukan untuk mengenang Vidi Aldiano. "Saya bilang, 'Saya yang bayar atas namanya dia (Vidi Aldiano) ini, boleh kan?' 'Boleh, atas nama Vidi boleh sekali'. 'Ya sudah nanti atas nama Vidi'," ujar Harry seperti dikutip dari detikHot pada Senin (25/5).
Ia menambahkan bahwa cara ini memberikan kesempatan lebih luas untuk berbagi kebahagiaan. "Kami itu lebih senang menyelenggarakan yang kayak pesta rakyat, nyate bareng kurban. Ya kan kalau kurban paling-paling satu potong kambing jadi berapa? 30 kan? Kalau kita bikin acara, 5.000," jelas Harry Kiss mengenai esensi berbagi.
Melalui kegiatan kurban ini, Harry Kiss berharap nilai-nilai kebaikan yang melekat pada Vidi Aldiano dapat terus dirasakan oleh masyarakat luas. Baginya, makna kurban sesungguhnya terletak pada seberapa banyak orang yang dapat merasakan kebahagiaan dan kecukupan melalui rezeki yang dibagikan.
Warisan Kebaikan Vidi Aldiano Terus Bergulir
Sebelumnya, keluarga Vidi Aldiano juga telah menyalurkan barang-barang peninggalan almarhum kepada berbagai pihak. Langkah ini diambil agar barang-barang pribadi Vidi tetap memiliki manfaat bagi orang lain. Sejumlah pakaian dan jas milik Vidi disumbangkan kepada para ustaz yang kerap mengunjungi rumah duka. "Nah para ustaz-ustaznya itu, diundang istri saya untuk melihat gitu lo ini (pakaian dan jas) muat nggak. Jadi setelah cocok ya dibawa," ungkap Harry Kiss pada April 2026. Ia melanjutkan, "Biasanya ustaz-ustaz itu kalau tahajud dia selalu pakai jas. Nah ini kebetulan jasnya jas Vidi."
Musisi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak 2019. Ia berpulang pada usia 35 tahun, menjelang hari ulang tahunnya yang ke-36. Sebelum kepergiannya, Vidi Aldiano sempat mengambil jeda dari dunia hiburan untuk memprioritaskan kesehatannya.

Posting Komentar