"Kalau kita lihat jumlah penonton filmnya di Indonesia tuh per hari ini 3,2 juta, sebagian besar kan di Jakarta ya, paling banyak bioskop kan di Jakarta. Kami ingin, salah satunya, ingin bawa penonton filmnya untuk bisa menikmati si 'art installation' ini secara langsung," ujar Tia Hasibuan.
Tia juga menambahkan bahwa film yang digarap oleh sutradara Joko Anwar ini tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mulai merambah pasar internasional. Film ini dijadwalkan untuk tayang di 86 negara.
"Jadi sekarang tuh 'so far' selain Indonesia, kita udah tayang di Singapura, Malaysia, Kamboja, Thailand itu tanggal 7/5, sama Taiwan sebentar lagi," ungkap Tia.
Proyek Baru "Ghost in the Cell" Mengambil Bentuk Musikal Teater
Sukses besar "Ghost in the Cell" di layar lebar telah mendorong Come and See Pictures untuk segera menyiapkan proyek selanjutnya. Tia Hasibuan mengkonfirmasi bahwa cerita film ini akan diadaptasi menjadi sebuah pertunjukan teater musikal yang rencananya akan diproduksi tahun depan.
"Memang sebenarnya si 'Ghost in the Cell' ini ketika Abang (Joko Anwar) tulis skenarionya, memang dari awal sudah kita rencanakan untuk kami jadikan musikal. Jadi makanya skenario film ini agak berbeda. Maksudnya berbeda adalah scene-nya (adegannya) tuh dikit banget, tapi satu scene panjang-panjang. Jadi kayak musikal memang," jelas Tia mengenai penyesuaian skenario film yang dirancang untuk potensi adaptasi musikal.
Untuk mewujudkan proyek ambisius ini, tim produksi berencana akan membuka audisi umum untuk mencari talenta baru yang akan mengisi peran dalam pementasan musikal tersebut. Meskipun jumlah pemain yang dibutuhkan belum diumumkan secara pasti, Tia memperkirakan jumlahnya tidak akan jauh berbeda dari pemain filmnya.
"Harusnya sih jumlah pemain untuk musikalnya tidak akan jauh beda dari filmnya ya," tutup Tia.
Sumber : antaranews

Posting Komentar