Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Petakan Kebutuhan Teknologi dan Penguatan Kelembagaan BUMDesma Sari Bumi untuk Dukung SDGs


IDNEWSUPDATE.COM -  Tim pengabdian UPN Veteran Jawa Timur melakukan kunjungan survei lapangan ke BUMDesma Sari Bumi yang berada di Desa Pule, Kabupaten Trenggalek, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi usaha desa sekaligus memetakan berbagai kebutuhan pengembangan usaha yang dapat mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan survei tersebut, tim menemukan bahwa BUMDesma Sari Bumi telah mengembangkan usaha pengolahan jahe merah melalui proses pengeringan menggunakan teknologi solar dome dryer. Hasil pengeringan tersebut dipasarkan dalam bentuk simplisia jahe merah yang selama ini menjadi bagian dari rantai pasok industri herbal nasional. 

Berdasarkan hasil diskusi bersama pengelola BUMDesma, terdapat kebutuhan pengembangan teknologi lanjutan untuk mengoptimalkan kinerja solar dome dryer agar proses pengeringan menjadi lebih efisien, stabil, dan mampu menjaga kualitas simplisia secara konsisten. Optimalisasi teknologi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing produk herbal desa.

Selain aspek teknologi, tim pengabdian juga mengidentifikasi perlunya penguatan kelembagaan usaha agar bisnis simplisia jahe merah dapat berkembang secara berkelanjutan. Selama ini, pemasaran hasil produksi masih cenderung bergantung pada pola pemasokan kepada industri tertentu, sehingga diperlukan strategi pengembangan kelembagaan dan bisnis yang lebih mandiri dan adaptif terhadap peluang pasar global.



BUMDesma Sari Bumi memiliki harapan untuk memperluas jaringan pemasaran tidak hanya sebagai pemasok bahan baku industri herbal nasional, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor produk simplisia. Untuk mendukung tujuan tersebut, diperlukan pendampingan dalam aspek tata kelola kelembagaan, penguatan manajemen usaha, peningkatan standar kualitas produk, strategi pemasaran, hingga pengembangan jejaring bisnis yang lebih luas.

Program pengabdian yang dirancang ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Penerapan inovasi teknologi tepat guna pada proses pengeringan jahe merah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat daya saing industri herbal desa, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. 

Selain itu, pengembangan usaha simplisia berbasis pengolahan hasil pertanian lokal juga menjadi bagian dari upaya mendorong pola produksi yang lebih bernilai tambah dan bertanggung jawab. Kolaborasi antara perguruan tinggi, BUMDesma, dan masyarakat desa dalam program pengabdian ini turut mencerminkan pentingnya kemitraan strategis dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Tim pengabdian menilai bahwa integrasi antara inovasi teknologi, penguatan kelembagaan, dan orientasi pasar ekspor merupakan langkah strategis dalam meningkatkan keberlanjutan usaha desa. Oleh karena itu, hasil survei ini akan menjadi dasar penyusunan program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada penerapan teknologi tepat guna, penguatan kapasitas kelembagaan BUMDesma, serta pengembangan strategi bisnis simplisia jahe merah menuju pasar yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan BUMDesma, diharapkan program pengabdian yang akan dilaksanakan nantinya mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat daya saing produk herbal masyarakat di tingkat nasional maupun internasional. (Penulis : Ary Fauziah Amini & M. Jaenudin) 

0/Post a Comment/Comments

Ads