Semen Indonesia Buka Pasar Afrika dengan Ekspor Perdana Klinker ke Mauritania


IDNEWSUPDATE.COM -  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII), telah berhasil melakukan pengiriman perdana sebanyak 45.000 metrik ton (MT) klinker ke Mauritania, Afrika Barat Laut.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya SIG untuk memperluas jangkauan pasar global, sekaligus memanfaatkan potensi pertumbuhan infrastruktur yang tinggi di benua Afrika. Sekretaris Perusahaan SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa ekspor ini sejalan dengan transformasi perusahaan dalam mengelola pasar domestik dan memaksimalkan peluang di pasar regional.

 "Benua Afrika yang memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi, memenuhi standar internasional. SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global," ungkap Vita seperti dilansir Antara.

Pengiriman perdana ini dilakukan dari Pelabuhan Khusus SIG di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Kuantitas 45.000 MT tersebut menjadi tahap awal dari rencana total ekspor 90.000 MT klinker ke Mauritania sepanjang tahun 2026.

Potensi Strategis Pasar Afrika

Mauritania dipilih sebagai destinasi ekspor karena dianggap sebagai pasar yang strategis dan potensial. Negara tersebut memiliki kebutuhan bahan bangunan yang tinggi untuk mendukung berbagai proyek infrastruktur, namun di sisi lain menghadapi keterbatasan dalam kapasitas produksi klinker domestiknya. Ekspansi ke Mauritania ini menegaskan komitmen SIG untuk terus mendorong pertumbuhan yang berkontribusi positif terhadap kinerja penjualan perusahaan.

Pada tahun 2025, SIG telah mencatat performa yang solid dalam penjualan regional, mencapai 7,95 juta ton. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 14,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat 6,96 juta ton.

"Perusahaan akan terus memperluas jaringan ekspor ke berbagai kawasan potensial lainnya. Kami berharap, inisiatif ini sekaligus semakin memperkuat langkah SIG menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di regional," pungkas Vita.

Sumber : Antara

0/Post a Comment/Comments

Ads