Sektor energi, perbankan, dan teknologi terus menjadi tulang punggung kekayaan para taipan Tanah Air. Berikut adalah daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia menurut pembaruan terbaru Forbes.
10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes April 2026
Pembaruan Forbes per 1 April 2026 menunjukkan Prajogo Pangestu kembali menduduki peringkat teratas dengan total kekayaan mencapai US$20,4 miliar atau setara Rp352,9 triliun, meskipun nilainya mengalami penurunan US$8,2 miliar dari bulan sebelumnya. Ia kini berada di peringkat ke-123 secara global, dengan sektor utama yang digeluti adalah energi dan petrokimia melalui Barito Group.
Posisi kedua ditempati oleh Robert Budi Hartono dengan kekayaan US$17,6 miliar (Rp304,4 triliun), mengalami penurunan US$2 miliar. Ia berhasil menyalip Low Tuck Kwong yang kini berada di posisi ketiga dengan kekayaan US$16,8 miliar (Rp290,6 triliun), turun US$3,3 miliar. Sektor utama Low Tuck Kwong adalah pertambangan batu bara dan energi melalui Bayan Resources.
Anthoni Salim naik ke peringkat keempat dengan total kekayaan US$11,8 miliar (Rp204,1 triliun), turun US$1,2 miliar. Sektornya mencakup berbagai lini bisnis dalam Salim Group, mulai dari pangan, ritel, telekomunikasi, hingga infrastruktur. Di posisi kelima, Tahir dan keluarga mengumpulkan kekayaan US$9,9 miliar (Rp171,2 triliun), turun US$600 juta, dengan fokus pada sektor keuangan, properti, dan kesehatan di bawah naungan Mayapada Group.
Otto Toto Sugiri menempati urutan keenam dengan kekayaan US$9 miliar (Rp155,7 triliun), berkurang US$300 juta, dan berfokus pada sektor teknologi dan pusat data melalui DCI Indonesia. Sri Prakash Lohia berada di posisi ketujuh dengan kekayaan yang relatif stabil, yakni US$8,6 miliar (Rp146,1 triliun), bergerak di sektor petrokimia dan manufaktur melalui Indorama Group.
Satu-satunya perempuan dalam daftar ini, Marina Budiman, berada di posisi kedelapan dengan kekayaan US$6,5 miliar (Rp112,4 triliun), turun US$200 juta. Ia juga bergerak di sektor teknologi dan pusat data, sama seperti Otto Toto Sugiri, melalui DCI Indonesia. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono menempati posisi kesembilan dengan kekayaan US$5,5 miliar (Rp95,1 triliun), turun US$900 juta, dengan fokus pada perkebunan dan sumber daya alam.
Menutup daftar sepuluh besar adalah Haryanto Tjiptodihardjo, yang mencatatkan kekayaan mencapai US$4,9 miliar atau setara Rp84,7 triliun. Sektor industri kimia dan energi, khususnya petrokimia melalui Chandra Asri Group, menjadi bidang usahanya.
Sumber :CNN indonesia

Posting Komentar