Di balik ramainya perbincangan tersebut, Aldi Taher akhirnya angkat bicara mengenai alasan di balik strategi promosinya yang unik. Dalam sebuah kesempatan di podcast bersama Raditya Dika, ia mengakui bahwa langkah tersebut diambil karena dorongan kebutuhan finansial yang mendesak.
“BU (butuh uang) bang,” ujar Aldi Taher yang secara blak-blakan mengungkapkan motifnya. Keputusan untuk terjun ke bisnis kuliner burger diambil sebagai solusi cepat untuk meningkatkan pendapatan. Namun, ia tidak memiliki rencana pemasaran yang matang di awal usahanya.
Alih-alih menyusun konsep promosi yang terstruktur, Aldi justru mencoba peruntungan melalui platform Threads, yang baru dikenalnya beberapa hari sebelum ia mulai aktif di sana. "Di Thread itu aku baru download tiga hari," jelasnya.
Promosi Spontan di Kolom Komentar
Saat mulai menjelajahi platform Threads, Aldi melihat banyak unggahan yang membahas tentang burger. Tanpa pikir panjang, ia segera memanfaatkan kolom komentar untuk mempromosikan dagangannya, termasuk menyebutkan lokasi spesifik usahanya agar calon pembeli lebih mudah menemukannya. "Aldi’s Burger Cempaka Putih dulu biar orang tahu tempatnya di situ," tuturnya.
Keunikan promosinya semakin menjadi sorotan ketika Aldi menyisipkan nama-nama artis ternama dalam kalimat promosinya. Hal ini sempat membuat Raditya Dika bingung, bahkan menirukan dengan bertanya, "Rotinya lembut, dagingnya juicy luicy. Mahalini-nya?". Aldi kemudian menjelaskan bahwa penyebutan nama-nama artis tersebut hanyalah sebagai bentuk ajakan bahwa siapa pun, termasuk mereka, bisa memesan produknya secara daring. "Mahalini, Rizky Febian, Lyodra, Raisa, Raditya Dika bisa pesan online," jelasnya yang disambut tawa.
Meskipun terkesan sangat spontan dan tanpa strategi yang rumit, pendekatan unik Aldi Taher justru terbukti efektif. Raditya Dika pun mengakui bahwa cara promosi yang tidak lazim tersebut berhasil mendatangkan rezeki. "Tapi lo dengan seasal ini rezeki lo berlipat ganda ya," puji Raditya Dika.
Posting Komentar