Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa fenomena alam ini menjadi momen yang tepat untuk beribadah dan melakukan refleksi diri. “Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujar Arsad Hidayat di Jakarta, Senin.
Berdasarkan data astronomi, seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini pada waktu yang berbeda-beda. Wilayah Indonesia Timur seperti Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, dan seluruh Papua dapat menyaksikannya mulai pukul 18.49 WIT hingga berakhir pada 22.17 WIT.
Sementara itu, wilayah Indonesia Tengah yang mencakup Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, seluruh Kalimantan, Bali, NTB, NTT, dan sebagian besar Sulawesi akan mengalami gerhana mulai pukul 19.03 WITA dan berakhir pada 21.17 WITA. Adapun untuk wilayah Indonesia Barat bagian barat seperti Aceh dan Sumatera Utara, gerhana dapat diamati mulai pukul 19.03 WIB hingga 20.17 WIB, sedangkan wilayah lain di bagian barat dapat menyaksikan puncaknya pada pukul 18.33 WIB.
Arahan Kemenag untuk Pelaksanaan Salat Gerhana
Arsad Hidayat telah meminta jajarannya di daerah, bersama para ulama, tokoh agama, pimpinan ormas Islam, dan pemerintah daerah untuk membantu memfasilitasi pelaksanaan salat gerhana. Ia menekankan pentingnya koordinasi agar ibadah tersebut berjalan dengan lancar sesuai jadwal di setiap lokasi.
“Kami menginstruksikan agar pelaksanaan shalat gerhana dapat dikoordinasikan dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan perkiraan waktu terjadinya gerhana di masing-masing daerah,” katanya. Momentum yang terjadi di bulan Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan menjadi sarana berdoa bersama untuk keselamatan bangsa.
Selain salat sunah, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan lainnya. “Selain melaksanakan shalat sunah gerhana, umat Islam dianjurkan bertakbir dan bershalawat, memperbanyak dzikir dan istighfar, bersedekah, serta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan negara,” tutup Arsad.

Posting Komentar