Kementerian Pariwisata secara proaktif melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran kunjungan wisatawan. Upaya ini dilakukan dengan memantau kesiapan fasilitas dan layanan di objek-objek wisata, serta mengkoordinasikan berbagai program promosi dan pelayanan.
Dalam menghadapi lonjakan pengunjung, Kementerian Pariwisata telah mengimplementasikan berbagai inisiatif. Salah satunya adalah penyediaan platform 'Halo Wonderful' yang berfungsi sebagai pusat informasi, penampungan keluhan, aspirasi, serta konsultasi seputar pariwisata. Selain itu, berbagai acara dan kampanye juga digagas.
Kesiapan Sektor Pariwisata Sambut Libur Panjang
Kementerian Pariwisata berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata selama libur Lebaran 2026. Berbagai langkah strategis diambil untuk memaksimalkan potensi libur panjang ini. Di antaranya adalah:
- Mengadakan pertemuan bisnis dan pameran bertajuk "Bangga Berwisata di Indonesia" (BBWI).
- Meluncurkan kampanye "Belanja di Indonesia Aja" (BINA).
- Memberikan dukungan promosi untuk acara wisata di tingkat daerah.
- Menampilkan informasi paket wisata libur Lebaran di portal resmi indonesia.travel.
- Menerbitkan surat imbauan kepada asosiasi industri pariwisata dan agen perjalanan daring untuk menerapkan penurunan harga tiket.
"Kami juga sudah menerbitkan surat imbauan kepada asosiasi industri pariwisata dan agen perjalanan daring untuk penurunan harga tiket," ungkap Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya.
Sumber : antara

Posting Komentar