Aturan Minum Jus Buah untuk Berbuka Puasa Agar Tetap Sehat



IDNEWSUPDATE.COM -  Jus buah menjadi pilihan minuman populer untuk berbuka puasa karena dianggap praktis dan mampu mengembalikan energi, namun konsumsinya perlu memperhatikan beberapa hal agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan setelah seharian berpuasa. Memahami cara yang tepat dalam mengonsumsi jus dapat memberikan manfaat hidrasi dan nutrisi tanpa efek samping yang merugikan.

Kecenderungan untuk mengonsumsi sajian manis saat berbuka merupakan hal yang wajar. Tubuh memerlukan asupan gula untuk memulihkan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa. Profesor Ilmu Gizi dari Universitas IPB, Budi Setiawan, menjelaskan mengenai hal ini.

"Selain sebagai sumber energi, kecenderungan mengonsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka puasa bertujuan untuk mengembalikan kadar gula darah yang turun selama puasa dengan cepat," kata Budi Setiawan, seperti dikutip dari laman resmi IPB University.

Meskipun demikian, asupan gula harian tetap harus dibatasi. Budi menyarankan konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram atau setara dengan empat sendok makan per hari. Konsumsi minuman manis yang berlebihan dapat membuat perut cepat terasa kenyang, sehingga berpotensi mengurangi asupan makanan bergizi lainnya yang lebih penting bagi tubuh.

Panduan Aman Mengonsumsi Jus Saat Berbuka

Sebagai alternatif minuman manis, jus buah buatan sendiri tanpa tambahan gula bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Namun, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi jus saat perut dalam keadaan kosong dapat memicu reaksi negatif. Sebuah studi dalam jurnal Cell Metabolism menemukan bahwa fruktosa atau gula alami buah tidak dapat diproses dengan baik oleh usus kecil saat perut kosong, sehingga dialihkan ke usus besar atau hati yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik.

Untuk menghindari masalah pencernaan seperti mual, kembung, atau mulas, ada beberapa panduan yang bisa diikuti. Sebaiknya pilih jenis buah yang memiliki kandungan air tinggi dan tingkat keasaman yang rendah, contohnya seperti semangka atau pir. Penting juga untuk menyertakan ampas atau serat buah dalam jus untuk memperlambat penyerapan gula dan menjaga kesehatan pencernaan.

Meskipun jus dapat menjadi sumber cairan tambahan, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menghidrasi tubuh. Sebagai variasi lain yang lebih aman untuk lambung dan rendah gula, jus sayuran atau air kelapa murni juga bisa menjadi menu takjil yang menyegarkan saat berbuka puasa.


0/Post a Comment/Comments

Ads