UpScrolled Raih 2,5 Juta Pengguna Pasca TikTok Alami Perubahan Kepemilikan




IDNEWSUPDATE.COM -  Aplikasi media sosial UpScrolled dilaporkan berhasil menarik perhatian dengan mencapai 2,5 juta pengguna aktif. Lonjakan pengguna ini terjadi setelah platform tersebut mulai diluncurkan sekitar enam bulan lalu dan mengalami pertumbuhan pesat beberapa minggu terakhir.

Issam Hijazi, pencipta UpScrolled, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan respons positif terhadap perubahan kepemilikan TikTok di Amerika Serikat yang terjadi pada Januari lalu. "Kami diluncurkan sekitar enam bulan yang lalu, dan kami tumbuh hingga sekitar 150.000 pengguna hingga awal Januari. Dan dalam beberapa hari terakhir, kami mencapai lebih dari satu juta pengguna secara global. Sekarang, mulai hari ini, kami telah melampaui dua setengah juta pengguna secara global," ujar Hijazi, mengutip TechCruch.

Platform UpScrolled dirancang sebagai gabungan antara fungsi Instagram dan X, dengan klaim menawarkan inklusivitas bagi semua jenis suara dan konten. Perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak menerapkan kebijakan shadowban atau melakukan sensor terhadap pengguna.

Dalam presentasinya, Hijazi juga melontarkan kritik terhadap praktik perusahaan teknologi besar yang dianggapnya tidak etis, seperti penjualan data pengguna demi keuntungan finansial. Ia juga menuduh beberapa platform media sosial melakukan penyensoran konten yang bersifat selektif, khususnya terkait konten pro-Palestina.

Kontroversi dan Kebijakan Moderasi UpScrolled

Meskipun UpScrolled mengedepankan kebebasan berekspresi, muncul laporan dari beberapa pengguna mengenai adanya konten pornografi dan ketelanjangan di platform tersebut. Menanggapi hal ini, Hijazi menegaskan bahwa UpScrolled tidak akan menggunakan algoritma untuk mempromosikan atau menekan konten tertentu. Namun, perusahaan tetap akan menerapkan pedoman komunitas yang disesuaikan dengan undang-undang di berbagai wilayah.

Saat ini, UpScrolled tengah membentuk tim ahli untuk menyempurnakan pedoman komunitasnya dan juga aktif mempertimbangkan masukan dari para pengguna. Meski belum mengumumkan secara resmi mengenai pendanaan, Hijazi mengindikasikan adanya ketertarikan dari sejumlah investor terhadap jejaring sosial ini.

Popularitas UpScrolled meroket seiring dengan tren penurunan pengguna TikTok pasca perusahaan induknya beralih struktur kepemilikan di Amerika Serikat. Perubahan ini melibatkan konsorsium investor, termasuk Silver Lake dan Oracle, yang mengambil saham mayoritas, sementara ByteDance, perusahaan asal Tiongkok, mempertahankan 20 persen kepemilikan saham.

0/Post a Comment/Comments

Ads