Terdapat dua jenis oncom yang umum dikenal, yaitu oncom merah yang berasal dari ampas tahu dan oncom hitam dari ampas kacang tanah. Meskipun dikenal sebagai makanan yang terjangkau, oncom kaya akan kandungan gizi dan memiliki cita rasa yang unik.
Proses fermentasi pada oncom, serupa dengan tempe, mengubah bahan baku menjadi makanan dengan rasa dan tekstur yang khas. Fermentasi ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi tetapi juga membuatnya lebih mudah dicerna, serta memperkaya kandungan vitamin dan mineralnya.
Penelitian dari laman Alodokter menunjukkan bahwa 100 gram oncom mengandung sekitar 187 kalori, 23 gram karbohidrat, 13 gram protein, 96 miligram kalsium, 115 miligram fosfor, dan 27 miligram zat besi. Selain itu, oncom juga diperkaya senyawa isoflavon yang berfungsi sebagai antioksidan.
Keanekaragaman Olahan Oncom dalam Kuliner Khas
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat, oncom bukan sekadar makanan biasa. Ia kerap diolah menjadi berbagai hidangan lezat yang menemani nasi atau menjadi sajian utama. Beberapa contoh populer olahan oncom meliputi sambal oncom yang pedas menggugah selera, nasi tutug oncom yang gurih, hingga surabi oncom yang manis legit.
Meskipun kini oncom mungkin kurang dilirik di era modern, kehadirannya tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari khazanah kuliner tradisional masyarakat Sunda dan terus dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional bersama tahu dan tempe.

Posting Komentar