Pernyataan ini disampaikan Wamenag saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag. "Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Jangan sampai masih ada keluhan layanan KUA yang lambat atau berbelit-belit. KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan yang solutif, inklusif, dan responsif,” ujar Romo Syafi’i dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Wamenag menjelaskan, keberadaan KUA yang tersebar hingga tingkat kecamatan menjadikannya titik temu utama masyarakat dengan negara dalam urusan keagamaan. Oleh karena itu, persepsi publik terhadap Kementerian Agama sangat dipengaruhi oleh pengalaman layanan yang mereka terima di KUA.
Ia juga meminta agar program Revitalisasi KUA terus diperkuat sebagai upaya berkelanjutan dalam menyiapkan dan melayani umat di masa depan. Hal ini penting karena pelayanan publik tidak hanya mencakup aspek administratif, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara dalam melayani kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat secara bermartabat.
Evaluasi Kinerja dan Fokus Perbaikan
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, melaporkan bahwa capaian kinerja layanan menunjukkan tren positif. Ia mencontohkan Indeks Layanan Bimbingan Perkawinan yang telah mencapai skor 82 dan dinilai efektif dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga.
Namun demikian, Dirjen Bimas Islam mengakui bahwa layanan zakat dan wakaf masih memerlukan penguatan lebih lanjut. Saat ini, indeks layanan di sektor tersebut baru mencapai skor 57,2 dan menjadi salah satu fokus perbaikan ke depan.
Dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan Bimas Islam juga datang dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. Ia mengapresiasi capaian kinerja yang terukur melalui berbagai indeks layanan dan menegaskan komitmen DPR untuk mendukung kebijakan serta anggaran yang dibutuhkan. "Indeks penilaian layanan keagamaan kita menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Komisi VIII tentu akan terus mendukung agar rekomendasi Rakernas ini benar-benar berdampak pada peningkatan layanan kepada masyarakat,” ujar Marwan.
Sumber : antara

Posting Komentar