IDNEWSUPDATE.COM - Webinar bertema "Sehat Mental di Era Digital" yang diselenggarakan oleh mahasiswa dan mahasiswi STIKOM Prosia Jakarta sukses digelar pada Sabtu (17/1/2025) pukul 14.00–16.00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh 150 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, menandai keberhasilan kampanye sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) dan Project Based Learning (PBL) mata kuliah "Campaign and Social Impact" yang di ampu oleh Ibu Eka Megawati, M.I.Kom.
Webinar ini dihadirkan sebagai respons terhadap maraknya isu kesehatan mental di kalangan Generasi Z dan Milenial, di mana media digital sering menjadi penyebab utama. Dengan narasumber utama Annisya Muthmainnah T, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog klinis berpengalaman. Terdapat beberapa sesi yang membahas tentang strategi pencegahan dan pembatasan dampak negatif platform digital seperti media sosial, scrolling tak berujung, dan cyberbullying. Narasumber menekankan pentingnya kesadaran diri, pengaturan waktu layar, serta pemanfaatan digital untuk mendukung kesehatan mental, bukan merusaknya.
Acara tidak hanya berupa paparan materi, tetapi juga dilengkapi sesi interaktif tanya jawab yang paling dinanti peserta. Lebih dari 10 pertanyaan diajukan secara langsung melalui platform webinar, menciptakan diskusi mendalam tentang tantangan nyata seperti kecemasan akibat FOMO (Fear of Missing Out), depresi pasca scrolling, dan cara membangun resiliensi digital. Puncaknya, sesi ini diakhiri dengan doorprize berupa uang elektronik untuk tiga peserta terbaik yang memberikan pertanyaan paling insightful, dinilai oleh narasumber dan panitia.
Muhammad Afrisya Mustaqim Lubis, sebagai Ketua Pelaksana webinar, menyampaikan harapan baiknya. "Kami berharap webinar ini menjadi pemicu kesadaran kolektif bagi Gen Z dan Milenial untuk bijak bermedia sosial. Di masa depan, semoga inisiatif seperti ini terus berkembang, mendorong lebih banyak kolaborasi antara akademisi, psikolog, dan komunitas untuk membangun generasi yang sehat mental dan tangguh digital. Terima kasih kepada narasumber, dosen, dan semua peserta yang telah membuat acara ini sukses," katanya.
Kampanye webinar ini menjadi bukti bahwa pendidikan budaya dapat dikemas secara menyenangkan, kolaboratif, dan berdampak. STIKOM PROSIA menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan karakter mahasiswa menjadi pribadi percaya diri, kreatif, serta melek media, khususnya melalui program Ilmu Komunikasi. Nilai ini tercermin dalam kurikulum berbasis industri yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti komunikasi digital dan kampanye sosial.
Dengan semangat “Sehat Mental di Era Digital”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya dalam mencegah serta menjaga kesehatan di era digital akibat pengaruh dari paparan media digital.
Posting Komentar