Ibu Hamil Rentan Alami Depresi, Kenali Cara Pencegahannya Sejak Dini






IDNEWSUPDATE.COM -  Perjalanan kehamilan seringkali digambarkan penuh kebahagiaan, namun di balik itu, banyak ibu hamil menghadapi tantangan emosional yang berat. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan 8,5 persen ibu hamil berpotensi mengalami depresi, angka ini delapan kali lipat lebih tinggi dari populasi umum.

Fenomena ini menyoroti bahwa kesiapan mental dan emosional sama pentingnya dengan kesiapan fisik dalam menghadapi masa kehamilan.

Psikolog Klinis Dewasa, Jennyfer, M.Psi., menjelaskan bahwa generasi muda kini lebih terbuka dalam mengekspresikan diri. Namun, derasnya informasi di media sosial bisa menimbulkan tekanan tersendiri. "Yang dibutuhkan moms bukan sekadar informasi, tapi juga emotional validation; rasa dimengerti dan didukung. Beragam mood dari bahagia, excited hingga ke emosi, takut, cemas ataupun sedih bisa hadir secara bersamaan. Semua itu normal dan valid," ujar Jennyfer.

Ia menambahkan bahwa paparan standar "ibu ideal" di media sosial dapat membuat ibu hamil merasa kewalahan dan meragukan kemampuan diri. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan terdekat menjadi faktor krusial dalam pencegahan depresi pada ibu hamil. Peran pasangan dalam keseharian, baik secara emosional maupun praktis, sangatlah vital. Lingkungan yang suportif terbukti efektif menurunkan tingkat stres dan risiko baby blues.

"Tidak ada perempuan yang sempurna, tetapi setiap moms berhak merasa didukung. Moms cukup fokus menjalani peran dengan versi terbaik diri sendiri, bukan versi ideal menurut orang lain," tutur Jennyfer.

Selain dukungan emosional, kondisi fisik dan asupan nutrisi juga berperan penting. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat angka anemia dan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang cukup tinggi pada ibu hamil, yang dapat memengaruhi energi, daya tahan tubuh, dan suasana hati.


0/Post a Comment/Comments

Ads