Tujuh universitas yang menerima Kalya adalah University College London (UCL), King's College London, The University of Edinburgh, Kyoto University, The Hong Kong Polytechnic University, The University of Hong Kong, dan Universitas Indonesia. Keterangan resmi dari SMA Binus Serpong menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi siswi tersebut.
Kalya mengungkapkan bahwa inspirasinya bermula sejak bangku SMP, saat melihat seniornya menerima surat penerimaan universitas. "Semua berawal saat saya masuk SMP dan sering melihat senior yang membuka surat penerimaan kampus mereka. Dari situlah saya terinspirasi untuk bisa seperti mereka," ujarnya.
Motivasinya semakin terasah ketika ia terpilih menjadi delegasi dalam program studi banding Immersion pada tahun 2025. Kesempatan mengunjungi sejumlah universitas terkemuka di Inggris membangkitkan semangatnya untuk dapat belajar di sana. "Saya benar-benar bersemangat berada di sana dan sangat ingin bisa belajar di universitas-universitas itu," tambahnya.
Perjalanan Mengatasi Ketakutan Menuju Kesuksesan
Pencapaian Kalya ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kegigihan dapat membuka pintu menuju pendidikan tinggi kelas dunia. Namun, di balik kesuksesannya, terdapat perjalanan yang tidak selalu mulus. Kalya mengaku pernah merasakan ketakutan akan kegagalan, yang sempat membuatnya enggan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.
"Di kelas sepuluh, saya mulai keluar dari zona nyaman saya dan mulai mengambil lebih banyak kesempatan yang ada, seperti aktif di klub sekolah, kegiatan-kegiatan sekolah dan berbagai hal lainnya. Dan dari situ saya menyadari bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang bisa dijadikan bahan refleksi dan pelajaran untuk masa depan," tutur Kalya.
Corey Allison, Kepala Sekolah tingkat SMP/SMA Binus School Serpong, mengapresiasi prestasi Kalya. "Kalya telah membuktikan bahwa perpaduan antara kerja keras, dukungan sekolah, dan tekad yang kuat mampu membuka pintu menuju universitas terbaik di dunia," kata Corey. Ia menambahkan bahwa Kalya merupakan cerminan potensi luar biasa setiap siswa yang perlu dirawat melalui pendidikan yang tepat.
Hingga kini, Kalya dan pihak sekolah belum merinci universitas mana yang akan menjadi pilihan utamanya untuk melanjutkan studi.
Sumber : antara
Posting Komentar