Dalam unggahan video bersama putrinya, Shafeea Ahmad, Ahmad Dhani terlihat berusaha menenangkan putrinya yang menangis. Namun, momen tersebut justru berkembang menjadi perdebatan mengenai ucapan Maia Estianty yang dianggap mengungkit masa lalu, termasuk isu perselingkuhan. Dhani menyebut bahwa apa yang disaksikan putrinya adalah akting yang tidak sesuai fakta.
Kekecewaan Ahmad Dhani Terhadap Narasi Masa Lalu
Ahmad Dhani menyatakan kekecewaannya yang mendalam terhadap sikap Maia Estianty yang kembali mengungkit kisah masa lalu dalam acara siraman El Rumi. Ia menilai bahwa momen yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan keluarga ini justru diwarnai dengan drama yang tidak perlu.
"Yang membingungkan, sudah 20 tahun, drama sinetron itu masih saja dilakukan di siraman yang harusnya menjadi ajang silaturahmi," ungkap Dhani melalui unggahannya di Instagram @ahmaddhaniofficial.
Lebih lanjut, Ahmad Dhani menuding bahwa Maia Estianty telah melakukan akting yang buruk dan memiliki mental yang perlu diperiksa. Ia juga secara tegas menyinggung isu perselingkuhan yang pernah terjadi di masa lalu rumah tangga mereka, serta narasi yang menurutnya sengaja dibangun selama bertahun-tahun.
"Wanita itu ditalak tiga oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditandatangani," tegasnya.
Ahmad Dhani juga berpendapat bahwa cerita yang beredar di masyarakat tidak sepenuhnya didasarkan pada fakta hukum yang kuat, melainkan hanya dipercaya oleh kalangan tertentu tanpa dukungan putusan pengadilan. Ia menyindir bahwa narasi tersebut hanya dipercaya oleh penggemar sinetron dan drama Korea, bukan oleh Mahkamah Agung.
Sumber : viva.co.id
Posting Komentar